Clipperton: Pulau Misterius dan Bersejarah di Pasifik

Clipperton
Promo Shopee Terbaru

Terdapat banyak pulau misterius yang tersebar di seluruh dunia, dan salah satu yang paling menarik adalah Pulau Clipperton. Dikenal juga dengan nama Atol Clipperton atau Pulau Kepiting, pulau ini adalah wilayah seberang laut Prancis yang terletak di Samudra Pasifik.

Meski tak berpenghuni dan terpencil, pulau ini memiliki sejarah yang kaya dan unik. Berikut ulasan selengkapnya

Sejarah Pulau Clipperton

Pulau Clipperton pertama kali ditemukan oleh Ferdinand Magellan pada tahun 1521 saat ekspedisi keliling dunia yang terkenal. Namun, pulau ini benar-benar mulai mendapatkan perhatian pada abad ke-18 ketika pelaut dan bajak laut Inggris John Clipperton menemukannya. Dia memberi nama pulau ini setelah namanya sendiri, dan sejak itu nama tersebut tetap melekat.

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, Pulau Clipperton dikenal karena deposit guano-nya yang besar, yaitu kotoran burung dan kelelawar yang digunakan sebagai pupuk dan bahan peledak. Karena sumber daya ini, pulau tersebut menjadi subjek perselisihan antara Prancis dan Meksiko, yang masing-masing mengklaim pulau tersebut sebagai milik mereka.

Read More

Pada tahun 1906, sebuah perusahaan pertambangan Inggris mendirikan pemukiman di pulau tersebut dengan populasi sekitar 100 orang. Namun, setelah perusahaan itu bangkrut, penduduk pulau tersebut terputus dari dunia luar dan harus bertahan hidup sendiri.

Banyak dari mereka yang meninggal karena penyakit dan kelaparan, dan pada tahun 1917 hanya ada satu pria dan 15 wanita dan anak-anak yang tersisa.

Pada tahun 1931, pengadilan internasional memutuskan bahwa Pulau Clipperton adalah wilayah Prancis. Sejak saat itu, pulau ini tetap sebagai wilayah seberang laut Prancis dan tidak berpenghuni, kecuali untuk peneliti dan ilmuwan yang mengunjungi pulau tersebut untuk studi dan penelitian.

Sejarah pulau ini menjadi peringatan tentang kebrutalan alam dan pentingnya akses ke sumber daya dan dukungan. Meski berukuran kecil dan terpencil, pulau ini adalah bagian penting dari sejarah dan ekologi dunia.

Lokasi Pulau Clipperton

Lokasi Pulau Clipperton
Foto: Google Maps/Roman Bruehwiler

Pulau Clipperton adalah atol karang yang terletak di Samudra Pasifik, sekitar 1.300 kilometer tenggara dari Acapulco, Meksiko. Itu terletak lebih dari 5.000 kilometer dari daratan Prancis, menjadikannya salah satu wilayah paling terpencil di dunia.

Atol ini memiliki luas sekitar 6 kilometer persegi, dengan laguna di tengah-tengah yang tidak memiliki saluran ke laut.

Fakta dan Keunikan Pulau Clipperton

  • Wilayah Seberang Laut Prancis: Meski berada jauh di Samudra Pasifik dan berada lebih dekat ke Amerika daripada Eropa, Pulau Clipperton adalah wilayah seberang laut Prancis. Ini adalah wilayah Prancis terjauh dari daratan utamanya.
  • Tidak Berpenghuni: Pulau ini telah tidak berpenghuni sejak awal abad ke-20. Pemerintah Prancis mempertahankan klaimnya atas pulau tersebut, tetapi tidak ada upaya untuk mendirikan pemukiman permanen.
  • Kepiting Clipperton: Pulau ini dikenal sebagai rumah bagi spesies kepiting endemik, yaitu Kepiting Clipperton (Johngarthia planata). Kepiting ini mencakup sebagian besar populasi fauna di pulau tersebut.
  • Sejarah Tragis: Pulau ini dikenal karena sejarah tragisnya. Sebuah koloni pertambangan guano yang didirikan di awal abad ke-20 dihancurkan oleh penyakit dan kelaparan, mengakibatkan kematian banyak penduduk.
  • Rumah bagi Spesies Burung Langka: Kawasan pulau juga menjadi rumah bagi beberapa spesies burung langka dan endemik, seperti noddy coklat (Anous stolidus) dan burung boobie berjenggot.
  • Lingkungan yang Kasar: Kondisi alam Pulau Clipperton sangat keras dengan iklim tropis, tanah yang kurang subur, dan sumber air tawar yang sangat sedikit.
  • Tempat Penelitian: Meski keras, pulau ini menawarkan peluang unik untuk penelitian ilmiah. Sejumlah ekspedisi telah dikirim ke pulau tersebut untuk mempelajari flora, fauna, dan geologi pulau tersebut.

Meski kecil dan terpencil, Pulau Clipperton memiliki sejarah yang kaya dan unik. Faktanya, dari tragedi hingga keberhasilan ekologi, pulau ini adalah peringatan tentang kekuatan dan keindahan alam.

Related posts