5 Cara Mengatasi Baby Blues

5 Cara Mengatasi Baby Blues
Promo Shopee Terbaru

Mengalami baby blues pasca melahirkan merupakan hal yang wajar. Apalagi, bagi para ibu muda yang baru melahirkan anak pertama. Dukungan dari orang terdekat sangat dibutuhkan agar sang ibu tidak stres ataupun depresi menghadapi masalah yang satu ini.

Bagi para ibu muda ataupun keluarga yang terkena dampak dari baby blues, kalian tidak perlu terlalu khawatir. Fase baby blues ini biasanya berlangsung dalam waktu yang singkat. Dilansir dari Boldsky, berikut lima cara untuk mengatasi baby blues.

1. Dukungan Keluarga dan Teman

Saat mengalami baby blues, dukungan dari orang terdekat, termasuk keluarga dan teman sangat dibutuhkan. Keberedaan mereka bisa membuat sang ibu muda yang mengalami baby blues akan menjadi lebih tenang.

Selain itu, masukan atau support yang diberikan oleh para keluarga dan teman, terutama yang sudah pernah mengalami fase baby blues sebelumnya, akan sangat berarti bagi sang ibu muda.

2. Istirahat yang Cukup

Memiliki waktu untuk istirahat yang cukup sangat dianjurkan bagi ibu yang mengalami baby blues. Memilih untuk lebih banyak begadang bisa memperburuk keadaan.

Kondisi tubuh yang lelah dapat membuat si ibu mudah kesal dan pada akhirnya tidak bisa merawat bayinya dengan baik. Cara yang paling disarankan adalah memastikan si ibu juga tidur saat bayi sedang tidur.

3. Menghirup Udara Segar

Terkadang, menghirup udara segar bisa menjadi ‘obat’ bagi ibu yang mengalami baby blues. Ibu muda biasanya kerap terjebak dengan begitu banyak keruwetan yang harus dihadapi pasca melahirkan. Melangkah ke luar rumah dan menikmati udara segar bisa menjadi salah satu solusi mengatasi baby blues.

4. Mengonsumsi Minyak Ikan

Mengonsumsi sedikit minyak ikan, katakanlah sekitar 1000mg setiap hari, akan membantu memperbaiki suasana hati dan menghilangkan stres. Ini adalah salah satu solusi alami untuk menangani masalah baby blues pascamelahirkan.

5. Lakukan Curhat

Baby blues hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri. Maka dari itu, membicarakan secara terbuka mengenai hal tersebut sangat dianjurkan. Terutama terhadap suami.

Dengan begitu, dia juga akan memahami apa yang istrinya alami dan dapat memberikan dukungan penuh terkait hal tersebut.

Related posts